Siswa Siswi MAN 2 Malang Turut Memeriahkan Acara Apel Merah Putih 10.000 Kader PC GP Ansor Kabupaten Malang

Lebih dari 10 ribu kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Serbaguna (Banser) memenuhi Stadion Kahuripan, Kecamatan Turen, kemarin. Puluhan ribu pemuda tersebut melaksanakan apel bertajuk Apel Merah Putih. Hal ini merupakan kali pertama di Jatim dan Kabupaten Malang. Sejumlah penegasan dikukuhkan oleh ribuan kader tersebut, termasuk tidak terjebak politik identitas. Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Malang, Fatkhurrozi menjelaskan agenda Apel Merah Putih 10.000 kader PC GP Ansor dan Banser Kabupaten Malang ini, merupakan serangkaian kegiatan dalam rangka menyambut satu abad NU.

Dalam rangkaian acara ini diadakan bazar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang di buka pada tanggal 19 Januari 2023 oleh Wakil Bupati Malang. Pada acara pembukaan ini Bazar UMKM ini siswi MAN 2 Malang ikut serta andil sebagai MC, ” Saya bangga bisa menjadi bagian dari pendukung acara sebesar ini” ujar Abeer Subair siswi MAN 2 Malang yang bertugas sebagai MC diacara tersebut. Tidak hanya pada pembukaan acara, di hari kedua tanggal 20 Januari 2023 telah diselenggarakan PENSI ( pentas seni) seluruh sekolahan mulai dari TK/RA, SD/MI, dan tingkat SMP/MTs se kecamatan Turen, acara ini juga dipandu oleh siswi MAN 2 Malang Abeer dan Octa.

Pada hari Ke tiga 21 Januari 2023, diramaikan oleh pendekar PAGAR NUSA se kabupaten Malang. MAN 2 Malang juga tidak mau absen dari acara tersebut, MAN 2 Malang mengirimkan perwakilan yang menampilkan jurus andalanya yaitu jurus keris. Moh Rizal menciptakan jurus ini khusus untuk menyongsong 1 abad NU, ujarnya. “Apel ini merupakan penghubung antara Ansor dan Banser di Kabupaten Malang dalam memberikan kontribusi, baik yang berkaitan dengan sosial maupun kemasyarakatan. Maka dari itu kami ingin para kader berkumpul agar semangatnya semakin tinggi,” kata Rozi Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten. Ia menjelaskan, Apel Merah Putih 10.000 kader ini merupakan sejarah baru di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Malang. Agenda serupa yang mengumpulkan kader Ansor dan Banser dalam jumlah banyak sebelumnya terjadi di Wonogiri, Jawa Tengah.

“Sebelumnya belum pernah ada kegiatan apel yang mengumpulkan kader sebanyak ini. Tapi, bagi kami bukan rekor atau sejarah itu yang penting. Melainkan yang kami inginkan adalah sesuai dengan tema, bahwa pancasila pusaka Indonesia,” tambahnya. Rozi menegaskan, Ansor dan Banser Kabupaten Malang merupakan kader militan dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari paham radikal dan intoleran. “Kami siap mengawal para kiai dan alim ulama. Meskipun kami di caci, namun menjadi komitmen Ansor dan Banser dalam mengawal NKRI dan para kiai,” terangnya.
10.000 kader yang hadir dalam kegiatan ini merupakan delegasi dari 33 PAC GP Ansor yang ada di Kabupaten Malang. Mereka dipompa semangatnya oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor sekaligus Menteri Agama (Menag) RI, Gus Yaqut Cholil Qoumas.

Sebagai informasi, kegiatan ini juga dihadiri Gubernur Jatim sekaligus Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, Bupati Malang HM Sanusi, dan Ketua PCNU Kabupaten Malang KH Hamim Kholili. Hadir pula, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP GP Ansor Abdul Rochman, Kasatkornas Banser Hasan Basri Sagala, Kasatkorwil Banser Jatim HM Irsyad Yusuf, dan lainnya.

Scroll to Top